Penyelamatan Sungai Jawi

Segelas kopi melahirkan banyak ide, apalagi klo 2 gelas? Gratis lagi… Plus Gorengan

Sebagai tindaklanjut ngopi2 beberapa waktu yang lalu, berikut sedikit Pemikiran dalam rangka Urbanisme Warga dan Penyelamatan Sungai Jawi, Pontianak

1. Sungai Jawi memiliki panjang 19,83 km. 6,16 km berada di Kota Pontianak, 13,67 km berada di Kab. Kubu Raya. Sebagai sebuah kesatuan ekosistem, maka pengelolaan (penyelamatan) Sungai Jawi tidak hanya ranah Masyarakat Kota Pontianak. Dukungan dari Masyarakat Kab. Kubu Raya, khususnya Kecamatan Sungai Kakap, sangat diperlukan dalam penyelamatan Sungai Jawi.

2. Sungai Jawi tidak berhulu tetapi bermuara.

3. Sungai Jawi memiliki Kawasan Urban, Peri-Urban, dan Rural yang bertansformasi dari Utara sampai Selatan (Gertak 1 sampai dengan Sungai Kakap).

4. Berdasarkan pihak yang berkepentingan (langsung maupun tidak langsung), Sungai Jawi merupakan ruang bagi masyarakat, pemerintah, dan swasta/pelaku usaha. Manajemen Pengelolaan oleh Pemerintah yang didukung masyarakat (saat ini) akan lebih efektif jika pelaku usaha turut mengambil peran dalam pengelolaan Kawasan tersebut.

5. Perlu adanya Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) sebagai instrument dalam penataan ruang wilayah tersebut. Strategi ini yang dapat dimulai melalui Pemetaan Zona Eksisting Kawasan Sungai Jawi. Melalui Zona Eksisting tersebut, selanjutnya dapat disusun dan ditetapkan Peta RDTR secara Partisipatif antara Pemerintah, Masyarakat, dan Pelaku Usaha. Dengan adanya RDTR maka Kegiatan Usaha dapat lebih terarah ataupun dikelompokkan sehingga mempermudah pengawasan dan pemantauan. Sebagai contoh, kondisi saat ini kegiatan usaha skala besar dan kecil berada di sepanjang Sungai Jawi sehingga selain mengganggu secara visual, kenyamanan, juga membutuhkan sumberdaya tambahan dalam pengendalian ruang.

6. Kita sepakat bahwa Sungai Jawi berusia lebih tua dari NKRI. Maka, sewajarnya wilayah ini memiliki peninggalan sejarah ataupun bangunan berusia tua yang dapat diangkat sebagai cagar budaya. Selanjutnya Cagar Budaya tersebut (jika ada) dapat dijadikan center point dalam pengelolaan kawasan dan menetapkannya sebagai salah satu Landmark Sungai Jawi

7. Terakhir, menyelamatkan Sungai Jawi maka harus berkaitan dengan Urban Renewal (Peremajaan Kota), khususnya pada permukiman di sepanjang sungai tersebut.

 

Sungaiiiii Jawi, Riwayatmu… kini

Sungai Jawi2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s