Ibu dengan Bayi, Batita, dan Balita, bekerja atau tidak???

Sekedar Sharing…

Memang dilema ketika memiliki Bayi, Batita, ataupun Balita namun dihadapkan pada peluang ataupun keharusan untuk bekerja. Berkerja untuk mencari nafkah, termasuk salah satunya untuk si anak itu sendiri. Namun, mengurus anak merupakan suatu kehormatan yang tidak tidak datang setiap saat dan dirasakan semua orang. Ketika dihadapkan pada pilihan untuk memilih, bingung sudah pasti menjadi bumbu kehidupan stiap hari, hehehe…

Pengalaman ane, walaupun ad kesempatan kerja, Ibu Negara kerja drmh aj, ngurus anak dan rumah. Soal duit memang susah, mesti sedikit ketat. Namun, ktika psangan suami istri sama2 bekerja pengeluaran jg lebih bnyak, ntah utk ART atw baby sitter..

 

Solusinya?

Bagi yg blm bekerja hendakny dapat mikir matang2. Cari potensi diri yg dmiliki karena pada dasarnya tiap manusia pnya keahlian. Anda biasa aj dagang online, jualan pulsa, ataupun buka warung sembako di depan rumah. Lagian, dalam kepercayaan yang saya anut djelaskan bahwa yg wajib mencari nafkah itu suami. ingat lho wajib!!!

Ktika anak anda memasuki usia PAUD ataupun TK, inilah saatnya anda untuk mulai menambah kesibukan dluar rumah jika memang ingin menambah penghasilan..Ingat, periode Batita tidaklah lama, dan sangat berharga jika anda buang dgn rutinitas d kantor🙂

bagi yg udah kerja,
resign bukan lah suatu hal yang pasti bijak, karena secara sekilas resign menunjukkan kita lari dr komitmen atwpun tanggung jawab terhadap perusahaan/kantor. Bagi para pekerja, ketika libur hendaknya dapat memberikan perhatian total kpd keluarga… lalu, g ad salahny mematikan HP di hari sabtu/ minggu

logikanya: jika trjadi hal yg sangat mendesak, anda pasti didatangi k rmh, g mungkin dtelp dr kantor..btul? So, turn off ur phone Madam🙂

bagi yg udh terlanjut bekerja, mengejar karir itu penting, tp mau g mau mesti realistis bahwa keluarga no 1.. So, terkadang lebih baik jd bawahan, namun keluarga terurus, Daripada jd Pejabat/Manajer namun keluarga terabaikan…

Terakhir, bagi yang mau bekerja ataupun sudah bekerja, diskusikanlah kebingunan anda dengan pasangan. Ingat, restu suami adalah Doa yang mujarab. Goodluck

#kataYodha

One thought on “Ibu dengan Bayi, Batita, dan Balita, bekerja atau tidak???

  1. Iyaa…. ngalamin sendiri, bingung antara resign ato tetep kerja. Tapi the show must going on. Jadi tetep jalanin aja kerja nyambi jadi irt. Tiap weekend ajak si kakak jalan2. Trus bikinin kue buat keluarga. Sekalian belajar kalo one day jadi resign bisa dijadiin peluang bisnis jualan kue. Wish me luck yaa🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s