Where is The Good News??

MAU CARI BERITA APA?? Korupsi, Penipuan, Pembunuhan, Penggusuran? Saat2 semuanya ada di TV .. Yang terbaru gw liat nih, kerusuhan di Makan Priok, Jakarta, dengan korban luka >100 orang.. Hmmm, it’s really bad news..

Ada hal baru yang baru yg gw dapat baru2 ini. Awalnya,  gw berfikir  Indonesia sudah bobrok, tatanan kehidupan sudah hancur, dan sistem kehidupan yang ada sudah terbalik.. But, ternyata masih banyak hal-hal baik di negeri ini. Masih banyak hal-hal menarik yang menjadi keunggulan bangsa ini. Dan masih sangat banyak hal-hal indah yang membuat negeri ini terdepan dibanding negara lain..

1 hal yang membuat negeri ini hancur yaitu PERSEPSI yang kita buat sendiri.  Persepsi baik, ibarat malaikat (si putih). Persepsi buruk, ibarat setan (si hitam). Nah, kenapa PERSEPSI buruk terhadap negeri ini dapat muncul…

THE ONLY ANSWER IS TV, TV, and TV… Why???

1. Saat ini, Bad News (berita tidak menyenangkan) seperti korupsi, pembunuhan, perselingkuhan, dsb, sangat banyak ditayangkan di TV. Akibatnya, kita berasumsi bahwa ‘bobrok benar negeri ini’. Efek yang terjadi –> kepercayaan kepada Pemerintah (Pemimpin) akan berkurang yang berakibat rendahnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan. Apakah ini yang kita harap??

2. Penyajian berita yang tidak berimbang. Coba anda hitung seberapa banyak Good News (berita baik) yang ada di televisi. Tidak berimbang bukan dengan Bad News??? Dan, apa yang Anda tangkap dengan kondisi ini? Anda akan semakin membenci Pemerintah, trus berdampak pada semakin berkurangnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

3. Berita2 yang ada cenderung memihak. Jika Anda cerdas, Anda akan menemukan bahwa berita2 yang Anda tonton memihak, dan mengarahkan penonton untuk mengikuti pola pikir pembawa berita. Hmmm, bukankah reporter harus netral dan membiarkan masyarakat yang mengambil kesimpulan dengan sendirinya???

Hmmm, sebenarnya masih bnyk alasan lain namun kayanya klo gw tulis ntr dikira melanggar kode etik *wkwkwkwkwkwk* trus dituntut dengan pencemaran nama baik. Jadi lebih baik alasannya g ditambah dech😛


Dengan kondisi tersebut, skrg gw jd berpikir, “kemana berita-berita bagus dapat gw peroleh? kami butuh Good News!! F**K for the Bad news!!!”.. Gilanya, gw smpat jg berpikir, “jangan-jangan ada yang ingin menghancurkan negeri ini melalui media mass…”

hmmm, kebangetan g y alasan yg terakhir?? *ntr gw jelasin pada post yang akan dtang*

2 thoughts on “Where is The Good News??

  1. Sy setuju dgn keprihatinan ini , persepsi dibentuk oleh opini yg bukan rahasia di blow oleh “kekuatan ”
    multinasional . Kata “pembiaran” yang lagi populer terakhir mungkin tepat untuk keadaan yang kita alami , seharusnya Negara memperhatikan / melindungi rakyatnya dari bukan saja bad news ,juga Sinetron yang terlalu melambungkan mimpi mimpi , dan hiburan / realty show yg kurang edukatif , sdh saatnya pemimpin belajar / menyadur / menterjemahkan dari acara TV negara lain yg terselektif untuk segera mencerdaskan anak bangsa dengan hiburan yg edukatif dan memandirikan (Sy pribadi bisa memilih edukasi yg baik dari siaran tetangga , sayang tak semua sdr kita memiliki parabola dan juga ada faktor bahasa ) . Pemimpin daerah bisa hrs lebih pro aktif , tidak perlu menunggu para Birokrat Nasional yg asyik sibuk & tenggelam dgn kepentingan pribadi .

    1. menurut gue, anak” d pontianak jngn cma kren d kndang aja’ skali” donk ksi tw tmen” yg d luar, biar mreka tau kren ala abg pontianak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s