NO SARA : Karena Cewe-Cewe Chinese itu tidak ‘separah’ pribumi

6 Jul

copy from kaskus.us:

jawabannya: Karena Cewe-Cewe Chinese itu tidak ‘separah’ pribumi.

Mereka cenderung lebih mempunyai pandangan ke depan, ketimbang pribumi yang terkesan ‘jaLani saja’. No SARA, ini menurut pendapat banyak orang juga. Bisa dilihat perbedaannya. Cewe yang cenderung bisa menerima Cowo apa adanya itu justru kebanyakan dari kalangan Chinese.

Buktinya?

Saya sering lihat Cewe Chinese yang masih menerima Cowo yang mungkin dari segi fisik pas-pasan, namun mungkin dia mempunyai keunggulan di bidang lain (mungkin dari kepribadiannya atau otaknya) Tidak jarang kisah cinta mereka cenderung dramatis, romantis, dan mempunyai nilai-nilai yang bisa diambil. Seperti di anime/manga saja. Karena kepribadian mereka cenderung lebih mendekati kepribadian dari Cewe-Cewe idaman di anime/manga.

Buktinya?

Cerita-cerita yang sering kita temui di berbagai media, yang mempunyai nilai-nilai kehidupan dan moral, yang bisa menggugah siapa saja yang membacanya, yang mengharukan dan bisa membuat kita meneteskan air mata, yang bisa membuat kita terkagum-kagum dengan si tokoh, itu kebanyakan dari daratan China dan sekitarnya.

Bagaimana dengan pribumi?

Tidak sedikit Cewe pribumi yang menuntut Cowonya harus blasteran lah, ganteng lah, gaul lah (budaya alay ), anak band lah, kaya lah, punya BlackBerry/iPhone, punya mobil, dan sebagainya. Tidak peduli itu harta orang tuanya atau bukan, yang penting si Cewe bisa membanggakan Cowonya di depan teman-temannya. Makanya artis pribumi banyak yang kasus ini lah, gosip lah, kimpoi cerai lah, dan sebagainya. Jauh dari kesan dari seperti Cewe-Cewe dengan kepribadian idaman di anime/manga yang cenderung bisa apa adanya.

Cerita-cerita pribumi?Maksudmu sinetron yang identik dengan kekerasan, Cowo/Cewe ganteng atau kaya, yang terlalu banyak menjual mimpi, dan yang cenderung mengejar rating? Atau yang dibalut embel-embel berbau agama biar lolos dari KPI ataupun aktivis-aktivis pemerhati media-media? Inilah salah satu faktor yang menyebabkan pribumi semakin ‘retarded’.

Sekali lagi no SARA. Kenapa kita harus takut mengatakan suatu kenyataan di hadapan orang-orang yang mungkin pro/kontra? Saya pribadi juga orang pribumi…

thanx to Haekel-n-Girls!


5 Tanggapan to “NO SARA : Karena Cewe-Cewe Chinese itu tidak ‘separah’ pribumi”

  1. zokugawa Juli 6, 2009 pada 8:04 am #

    hahaha… makanya terima apa yang dikasih Tuhan… (gw juga turunan sih… hehehe)

    • hand September 17, 2009 pada 7:03 am #

      B3 agama juga mengajarkan cari Bibit, Bobot, Bebet untuk yang the best Jarene kasian yang jelek gak laku2

  2. mengejarpelangi Juli 8, 2009 pada 2:35 am #

    SARA itu apa?
    saya dr malaysia
    terjumpa blog ini
    entry nya bgs

  3. muhdiya Juli 13, 2009 pada 2:19 am #

    SARA itu suku, agama, dan Ras
    mksh kmbali :D

  4. hand September 17, 2009 pada 7:00 am #

    budaya pribumi= B3(bibit,bobot, bebet)= Bangkok

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.