Arsip | Juni, 2009

Bukti Kedaulatan Bangsa Melalui Peningkatan Sarana dan Prasarana Kawasan Perbatasan

22 Jun

Kawasan perbatasan dalam hal ini perbatasan antar negara adalah suatu daerah transisi geografi 2 negara, baik fisik dan manusia, yang berdekatan, baik di darat, laut dan udara. Kawasan perbatasan memegang peranan penting dalam menunjukkan kedaulatan suatu negara. Negara berdaulat adalah negara yang senantiasa  membangun dan memanfaatkan wilayah teritorialnya, sekecil apapun demi kemajuan dan kesejahteraan warga negaranya,  sekaligus menjaga wilayah tersebut dari campur tangan dan ancaman negara/ bangsa lain.

Kasus-kasus menyangkut kedaulatan bangsa menjadi topik yang sering dibicarakan beberapa waktu ini. Ambalat, Natuna, Gosong Niger, dan beberapa permasalahan wilayah perbatasan lainnya menunjukkan bahwa kawasan tersebut mendapat perhatian yang serius dari masyarakat secara umum, namun apakah Pemerintah juga memikirkan hal yang sama?

Hampir 64 tahun Indonesia merdeka, namun kawasan perbatasan tidak kunjung bersinar di malam hari. Tidak pula mereka dapat hidup normal layaknya kita karena akses kesehatan dan pendidikan belum juga tiba. Hal yang paling menyedihkan muncul ketika memandang ke negari serumpun kita. Terang benderang karena listrik telah mencapai ujung negeri, walaupun mereka telat merdeka dibandingkan kita. Mereka lebih miskin SDA dari kita. Dan SDM mereka jauh lebih sedikit dari kita.

Penulis tidak ingin mencari apa dan siapa yang salah dalam hal ini. Penulis ingin membuka visi bahwa pembangunan sarana dan prasarana kawasan perbatasan adalah salah satu bukti kedaulatan kita. Butuh berapa Presiden lagi agar warga di ujung negeri ini dapat bersekolah tanpa harus ke kota? Butuh berapa kasus lagi hingga kita melek dan bertekad membangun kawasan ini?

Jangan salahkan mereka jika lebih mengenal ringgit daripada rupiah. Lha, belanjanya saja di pasar Malaysia karena pasar lokal tidak ada barang. Jikapun ada, harganya terlalu mahal akibat biaya angkut yang besar. Jangan pula salahkan mereka pula jika fasih berbahasa Malaysia. Setiap hari hanya bisa menonton siaran TV Malaysia.

balai karangan

Pembangunan sarana dan prasarana perlu adanya percepatan. Orientasi pembangunan jangan lagi terfokus ke kota (apalagi Jawa). Bagaimana mungkin pemerataan penduduk dapat terwujud jika pembangunan masih terfokus di daerah padat penduduk? Sudah saatnya penduduk perbatasan menikmati kemajuan bangsa. Mereka adalah warga kita, dan mereka harus disejahterakan.

Bayangkan jika daerah tersebut terbangun. Berapa banyak generasi muda yang dapat menikmati indahnya pendidikan. Berapa besar tingkat kesehatan masyarakat yang dapat dicapai. Berapa besar pula tingkat pendapatan yang dapat diperoleh mereka. Dan betapa bangganya mereka ketika melangkah dan memandang negeri tetangga. Kebanggan mereka adalah bukti kedaulatan kita.

Survey to The Lait Lake

18 Jun

Bappeda Prov. Kalimantan Barat dan tim dari Pemda Kab. Sanggau pada Selasa (16/06) kemarin melakukan survey menuju Danau Lait. Survey ini dilakukan untuk meninjau kondisi danau yang kelak akan dikembangkan menjadi salah satu Kebun Raya di Kalimantan Barat.

lait 1

lait 2

Selain berfungsi sebagai Kebun Raya, danau Lait akan dimanfaatkan sebagai sumber air baku untuk kota Pontianak. Oleh karena itu, danau Lait akan ditata secara fisik dengan membangun bendungan pada bagian muaranya. Diharapkan pembangunan ini dapat berjalan segera mungkin, mengingat kebutuhan air di kota Pontianak yang semakin meningkat dari waktu ke waktu.

lait 3

nb:

Penulis mengucapkan terima kasih kepada tim dari Kab. Sanggau atas sambutan  dan kerjasama yang diberikan. :D

Pembangunan Jembatan Tayan (Sosialisasi)

18 Jun

Jembatan Tayan yang telah lama diimpi-impikan masyarakat Kalimantan Barat, khususnya Tayan, akhirnya akan segera terealisasi.  Selasa ((16/06) kemarin tim dari Provinsi Kalbar dan Kab. Sanggau telah melaksanakan sosialisasi pembangunan jembatan tersebut. Pada acara ini turut hadir sekaligus pemimpin pertemuan yaitu Bapak Bupati Sanggau, Ir. H. Setiman H. Sudin.

bup sanggau

Bupati Sanggau

ka bappeda

Pemaparan dari tim Provinsi

ka puPemaparan dari tim Provinsi

Sosialisasi dimulai dengan pemaparan dari tim Provinsi yang diwakili Kepala Bappeda Provinsi dan Kadis. Pekerjaan Umum Provinsi. Pemaparan ini mendapat perhatian dari masyarakat peserta sosialisasi.

masy

Masyarakat antusian menyaksikan sosialisasi

Pada sesi diskusi (tanya-jawab), berjalan sangat lancar. Secara umum, masyarakat mendukung pelaksanaan pembangunan Jembatan Tayan karena secara tidak langsung akan memajukan kesejahteraan masyarakat setempat. Adapun, masyarakat meminta adanya kompensasi yang bersifat ganti-untung, sehingga tidak ada masalah yang akan timbul dikemudian hari. :D

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.